Rabu, 10 Oktober 2012

Keep Spirit!



Kepalkan Tanganmu!! Lalu Bersemangatlah!!!

Photo was Taken by Raga

Sulit Tapi Usaha Dulu Dong....!!!!!

Gambar Origami Angsa 0,3cm

Gambar Origami Angsa 0,3cm



Awalnya, pernahkah berpikir tentang sesuatu hal yang kecil, yang tampak mustahil bagimu, yang tak pernah terlintas di otakmu. Mungkin pesan yang ingin saya sampaikan adalah IF I CAN, YES YOU CAN!!!
Jangan pernah melepas impianmu begitu saja, mana usahamu, mana ?? teruskanlah hingga kita lihat apakah sesuatu yang kecil dapat menjadi suatu daya tarik tersendiri. LET IT FLOW!! NEVER GIVE UP IS BETTER THING!!

Photos was taken by Raga.

Sedikit Cahaya


Meski dalam kegelapan, Tuhan pun masih memberi sedikit cahaya-Nya untuk menunjukkan bahwa betapa indahnya bunga mungil ini.

Apakah Tuhan hanya memberikan cahaya-Nya pada bunga ini saja ?
..
..
Saat kau diberi sebuah cahaya, jangan kau sia-siakan hal itu.
Karena saat waktu itu tiba dan digunakan sebaik-baiknya, hal yang mungkin terjadi adalah pesona indahnya dirimu terpancar terang, terang, terang..
Menerangi indahnya hatimu ^_^

Photo was taken by Raga.

Peran Mahasiswa Bagi Negara



Semua Orang memiliki banyak hal yang mampu memberikan kontribusi untuk negara, dengan pengertian semua makhluk hidup mempunyai banyak kelebihan. Tapi kelebihan tersebut memang tidak mungkin lepas dengan namanya kekurangan. Begitu halnya dengan yang namanya Mahasiswa, seorang mahasiswa adalah harapan bangsa yang mungkin bisa membuat negara menjadi semakin baik untuk kedepannya. Seorang Mahasiswa harus dapat berkontribusi besar bagi negaranya karena seorang Mahasiswa sangat-sangatlah diharapkan pada masa yang akan datang mampu memperbaiki, menjaga, dan membuat sebuah hal yang mungkin dapat berguna bagi negaranya. Dengan kata Maha saja mampu terlihat yang seharusnya terlihat biasa-biasa saja dapat terlihat lebih, hanya dengan satu kata tersebut. Berarti seorang Mahasiswa adalah sebuah penggerak ataupun pemicu adanya sebuah perubahan, semua hal tersebut bisa menjadi sebuah kebaikan ataupun sebuah keburukan. Sedikit saja kebuurukan yang dibuat oleh seorang Mahasiswa mampu mencoreng apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan Mahasiswa sesungguhnya, namun bila seorang Mahasiswa membuat sebuah kebaikan maka apa yang seharusnya terjadi untuk kebaikan benar-benar teraplikasi pada siri seorang Mahasiswa. Seorang Mahasiswa bukanlah dirancang untuk menjadi seorang yang akan membuat sebuah kebaikan, tetapi seorang Mahasiswa dirancang dan dibentuk karakternya untuk membuat berbagai kebaikan yang mampu berguna bagi masyarakat sekitar untuk kedepannya. Mahasiswa juga tidak lepas dengan karakternya masing-masing.
Banyak jenis karakter pada diri manusia, mulai yang sengaja berusaha dibentuk ataupun yang sudah secara tidak sadar terbentuk. Seorang Mahasiswa harus mengerti dengan  karakter pada dirinya sendiri agar dapat mengendalikan apa yang disebut potensi dalam diri. Sebuah karakter pada diri Mahasiswa harus benar-benar digali dengan tepat, sehingga sebuah karakter tersebut dapat tepat sasaran. Contohnya seorang Mahasiswa yang memiliki karakter pemberani, ada kemungkinan dua hal yang dapat terjadi, yang pertama mungkin menjadi sebuah kelebihan seperti keberanian dalam berbicara atau mengungkapkan pendapat, berani melakukan yang seharusnya terjadi. Dan yang kedua dapat sebuah menjadi sebuah kekurangan seperti keberanian dalam melanggar sebuah peraturan atau keberanian terhadap hal yang seharusnya tidak terjadi diakukan. Jadi sebuah karakter diri memang harus dikenali bagi diri Mahasiswa sendiri.
Dalam diri terdapat sisi negatif seperti perasaan malas untuk mengerjakan tugas yang mungkin saja dapat menghancurkan masa depan. Maka dari itu harus perlu dibasmi malas tersebut secara besar-besaran, yang mungkin dibutuhkannya rangsangan sesuatu agar dapat hilang permanen.
Dalam diri terdapat juga sisi positif seperti rasa tolong menolong sesama, dengan adanya rasa tolong menolong diharapkan suatu saat benar-benar akan mempunyai banyak koneksi serta banyak teman yang tentunya berharap akan selalu baik kepada kita.
 oleh: Raga Septiarga

KEBAKARAN DI WILAYAH JAKARTA



Gambarkebakaran
Terkait kebakaran yang terjadi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2012), Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan segera membuka dapur umum untuk melayani kebutuhan para pengungsi yang menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jakarta Selatan, Fathul Bahri saat ditemui Kompas.com di lokasi kebakaran. Teknis operasional dapur umum nantinya, Tagana akan melakukan kerja sama dan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
"Nanti teknisnya akan bergantian, selang seling antara PMI dan Tagana," kata Bahri di Jakarta, Senin (10/9/2012) dini hari.
Bahri mengatakan, bantuan bagi para korban kebakaran juga sudah mulai berdatangan. Bantuan berupa selimut, tikar, atau air minum kemasan sudah mulai berdatangan. "Dari pihak Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan sudah memberikan bantuan selimut, tikar, dan air minum kemasan untuk keperluan pengungsi,"ujarnya.
Selain itu, Tagana juga sedang mengambil perlengkapan tenda untuk dipasang malam ini. Tagana akan mendirikan dua buah tenda yang digunakan sebagai posko bagi para pengungsi, dan akan disusul bantuan tenda tambahan dari Palang Merah Indonesia (PMI).
Sebelumnya, para korban kebakaran kini sedang menunggu tenda pengungsian seraya duduk di sekitar pinggir Jalan Raya Mampang Prapatan. Musibah kebakaran ini menghanguskan enam lapak pemulung serta ratusan rumah bedeng dengan korban sekitar 500 orang kehilangan tempat tinggal.
Seperti diberitakan sebelumnya, api sudah mulai muncul sekitar pukul setengah sembilan malam. Dengan cepat api menyebar dan menghanguskan enam buah lapak pemulung, ratusan rumah bedeng, serta beberapa rumah kontrakkan. Lokasi kebakaran yang merupakan tempat mengumpulkan barang-barang hasil pulungan, membuat api menjadi lebih cepat membesar dan menyebar.
Sebanyak 36 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan dalam upaya memadamkan api. Sampai saat ini api sudah mulai padam, tetapi masih membutuhkan penanganan petugas kebakaran.
Sumber : KOMPAS.com

Tanggapan Pembaca :
                Di wilayah Jakarta memang sering sekali terjadi bencana kebakaran, dari berbagai alasan kategori kesalahan manusia disengaja yang merupakan tindakan kriminal atau kesalahan manusia yang tidak disengaja. Dalam kasus kebakaran yang sering terjadi di wilayah Jakarta kebanyakan terjadi disebabkan oleh kesalahan manusia yang bertindak semaunya dan kurangnya faktor hati-hati. Mungkin baru sebagai alasan mayoritas, tapi mungkin juga bisa sebagai salah satu alasan memang benar-benar terjadi pada mayoritas penduduk di wilayah Jakarta.
                Semua kesalahan jika sudah terjadinya bencana kebakaran, pemerintah juga memang harus begini begitu, tapi kita sebagai manusia juga harus ingat pemerintah juga manusia. Dalam kasus apapun semua tidak mungkin terjadi secara instan, kesalahan seperti konsleting listrik karena sambungan kabel yang tidak sesuai dalam aturan mungkin saja terjadi, bila seperti ini maka kesadaran masyarakat atas semua yang sebenarnya memang belum sepenuhnya dilakukan. Berbeda hal jika terjadi karena kecerobohan manusia, hal yan harus ditanamkan adalah hati-hati dalam melakukan sesuatu. Penamaman pemikiran sejak dini mungkin bisa membuat kita lebih baik suatu saat kedepan
Harapan yang seharusnya dilakukan adalah pemerintah harus meningkatkan proses penyebaran sosialiasasi kepada masayarakat, namun dengan seimbangnya kesadaran masyarakat memang juga harus terjadi. Setelah semua terjadi, sebuah harapan perubahan terjadi yaitu meminimalisir bancana kebakaran kususnya di wilayah Jakarta.